PANARAGAN (translampung.id)– Program Bank Sampah di Tiyuh (Desa) Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, semakin berkembang dan memberikan manfaat terhadap masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Tiyuh Pulung Kencana, Hendarwan, kepada translampung.id, Rabu (05/10/2022).
Menurutnya, program yang di launching pada tahun 2020 itu, dimanfaatkan untuk membiayai iuran BPJS Kesehatan warga kurang mampu di Tiyuh setempat, yang mana pada tahun ini total telah terdapat 519 warga yang BPJS Kesehatan nya ditanggung oleh Tiyuh dari hasil program Bank Sampah tersebut.
“Pada tahun 2020, awalnya kita hanya mampu memanfaatkan hasil program pengelolaan Bank Sampah itu untuk membiayai sekitar 246 BPJS Kesehatan saja. Namun, pada tahun ini telah meningkat menjadi 519 BPJS Kesehatan yang dibiayai.” Terangnya.
Dirinya menjelaskan, program Bank Sampah di Tiyuh Pulung Kencana ini merupakan program pengelolaan Sampah dengan konsep sedekah Sampah. Jadi, petugas Bank Sampah akan mengumpulkan Sampah yang diberikan oleh masyarakat secara cuma-cuma, untuk kemudian dibawa ke Bank Sampah yang dipusatkan di Suku 2 RT 2.
“Nantinya Sampah-sampah yang dikumpulkan akan dipilah. Untuk Sampah-sampah yang memiliki nilai ekonomis akan langsung dikumpulkan dan dijual seperti, besi, aluminium, botol plastik, dan lain-lain. Sedangkan untuk sampah yang tidak bisa langsung dijual, maka akan diolah terlebih dahulu dengan cara di lebur, seperti pecahan beling, baru kemudian dapat dijual ke perusahaan yang menampung. Bahkan, ada juga yang diolah menjadi Kompos.” Katanya.
Kata dia, pihaknya akan terus berkomitmen untuk mengembangkan program Bank Sampah tersebut, yang juga telah mendapatkan apresiasi dari Bupati.
“Tadi Pj.Bupati juga telah meninjau Bank Sampah Pulung Kencana ini, dan Alhamdulillah beliau memberikan apresiasi dan berharap kedepannya dapat terus ditingkatkan.” Jelasnya.
Lebih jauh dijelaskannya, dalam menjalankan program ini, untuk petugas tetap pada Bank Sampah yang ditetapkan oleh SK Tiyuh terdapat sekitar 5-10 orang dan diberikan insentif. Selain itu, terdapat juga armada yang disiapkan untuk operasional pengumpulan Sampah yaitu, 2 unit bentor, 1 gerobak, dan 1 unit mobil pick up.
“Program Bank Sampah Pulung Kencana ini adalah percontohan bagi Tiyuh lainnya. Sehingga, saya berharap kedepannya program ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat luas kepada masyarakat.” Imbuhnya. (D/r)


















Discussion about this post