PANARAGAN (translampung.id)– Dalam rangka bersilaturahmi dan berkoordinasi, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, melakukan kunjungan kerja ke Dewan Pers dan PWI Pusat.
Dalam kunjungan tersebut, jajaran pengurus dan anggota PWI Tubaba disambut langsung oleh Wakil Ketua Dewan Pers M.Agung Dharmajaya beserta jajarannya di lantai VII, dan Ketua PWI Pusat Atal S Depari beserta jajarannya di lantai IV Gedung Dewan Pers dan PWI Pusat di Jakarta, Selasa (27/9/2022).
Dikatakan Ketua PWI Tubaba, Edi Zulkarnaen, bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program tahunan PWI Kabupaten Tubaba yaitu program Safari Jurnalistik yang disepakati bersama sejak Konfercab 2019 lalu, dengan melakukan kunjungan-kunjungan ke sejumlah daerah.
“Dalam Safari Jurnalistik ini, para pengurus atau anggota PWI Tubaba diharapkan dapat menambah ilmu, pengetahuan, serta wawasan sebagai insan Pers yang profesional. Selain itu, diharapkan juga ada nilai-nilai kebaikan yang dapat dibawa ke Tubaba.” Jelasnya.
Dirinya juga mengharapkan agar kiranya Dewan Pers dan PWI Pusat dapat senantiasa memberikan bimbingan kepada para wartawan khususnya anggota PWI Tubaba, untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi sebagai jurnalis.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pers, M.Agung Dharmajaya, memberikan apresiasi terhadap program PWI Tubaba untuk terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas dan pengetahuan para anggotanya sebagai insan Pers.
“Dalam kesempatan ini, saya juga mengimbau agar para insan Pers khususnya anggota PWI Tubaba dapat menjaga marwah Pers. Apalagi mengingat menjelang Pemilu dan Pilkada, maka Pers harus dapat memberikan informasi yang benar-benar akurat, berimbang, serta senantiasa profesional.” Terangnya.
Sementara itu, Ketua PWI Pusat, Atal S Depari, menyampaikan bahwa wartawan era saat ini dituntut atau ditekankan agar lebih serba bisa, bukan hanya sekedar menulis, tetapi juga mampu membuat video, editing, dan lain-lain berkaitan kegiatan kewartawanan.
Dia juga mengingatkan agar para wartawan khususnya dalam lingkup organisasi PWI selalu mengedepankan profesionalitas dan memegang teguh 11 Kode Etik Jurnalistik, meningkatkan kemampuan kewartawanan dengan mengikuti pelatihan-pelatihan jurnalistik hingga Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Pers akan tetap hidup selagi kita bekerja dengan profesional dan memegang teguh Kode Etik Jurnalistik. Saya berharap kedepannya, PWI Tubaba dapat lebih legi mengembangkan sayapnya dan memberikan dampak positif kepada masyarakat.” Imbuhnya. (D/r)

















Discussion about this post