TERGULING DI JALINBAR PUGUNG: Bus Tri Dara Trans BE 2781 CU berpenumpang rombongan jamaah Umroh terguling di Jalinbar Pekon Banjaragung Udik sekitar pukul 04.00 WIB, Jumat (18/3). (Foto-foto: DOK SATLANTAS POLRES TANGGAMUS)
translampung.id, TANGGAMUS – Bus berpenumpang rombongan jamaah Umroh dari Kecamatan Semaka dan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, terguling di Jalan Lintas Barat, sekitar pukul 04.00 WIB Jumat (18/3). Lokasi tepatnya di Jalinbar ruas Pekon Banjaragung Udik, Kecamatan Pugung.
Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tanggamus, AKP Amsar, S.Sos. saat ditemui sejumlah awak media di kantornya, Jumat siang. Dia menegaskan peristiwa itu merupakan kecelakaan tunggal.
“Kejadiannya menjelang subuh tadi. Tapi alhamdulillah semua penumpang bus yang terguling, dalam kondisi selamat. Beberapa (penumpang) yang luka ringan. Tidak ada yang luka berat. Dan setelah dievakuasi, rombongan calon jamaah Umroh langsung melanjutkan perjalanan menuju Bandara Raden Intan menggunakan bus lain,” ujar kasat lantas, didampingi Kanit Laka Bripka. Kuswanto.
Amsar menjelaskan, rombongan calon jamaah umroh tersebut berasal dari Kecamatan Wonosobo dan Semaka. Armada yang digunakan dan mengalami musibah adalah Tri Dara Trans bernomor polisi BE 2781 CU. Sopir bus adalah Kiki Purnomo (32). Warga Dusun Argorejo, Pekon Argopeni, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus.
Menurut kasat lantas, kejadian berawal saat bus melaju dari Tanggamus menuju Pringsewu. Saat di lokasi, bus hendak mendahului sepeda motor di depannya. Lanjut akan mendahului mobil di depannya. Mendadak dari arah berlawanan, melaju kendaraan roda enam.
“Sehingga sopir bus berusaha menghindari tabrakan dengan banting setir ke kiri. Diduga karena kecepatan bus yang cukup tinggi, mengakibatkan bus terguling,” beber mantan Kasat Lantas Polres Pesawaran itu.
Setelah kejadian, penumpang rombongan calon jamaah Umroh sempat dievakuasi ke beberapa halaman rumah warga di sekitar lokasi kejadian. Kemudian petugas dari Polsek Pugung dan Satlantas Polres Tanggamus mendatangi lokasi dan memantau kondisi para penumpang.
“Pagi tadi, bus sudah berhasil dievakuasi oleh pihak perusahaan. Dibantu juga oleh warga dan personel satlantas. Pagi harinya, arus lalu lintas di lokasi sudah normal kembali,” tandas kasat lantas, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, S.I.K.
Berdasarkan data dari Unit Laka Satlantas Polres Tanggamus, penumpang yang mengalami luka ringan, antara lain Wadi (13) beralamat Pekon Banjarsari, Kecamatan Wonosobo. Dia luka pecah pada bibir dan pelipis bawah mata. Kemudian Dayu Irawati (38) luka ringan pada tangan kiri dan Suharmi (49) luka lecet kaki kiri. Keduanya warga Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka.
Berikutnya empat penumpang dari Pekon Sudimoro, Kecamatan Semaka. Yaitu Yani (41) luka lecet pipi kanan. Siti Parti (55) luka lecet tangan kiri. Suharti (61) luka lecet pelipis kanan. Dan Eka Susilawati (36) luka lecet pipi kanan. Untuk kerugian material diperkirakan mencapai Rp40 juta. (ayp)



















Discussion about this post