TransLampung.ID Lampung Barat – Masyarakat Kecamatan Lumbok Seminung dihebohkan dengan penemuan mayat yang telah mengeluarkan aroma tidak sedap ditepi jurang Kedu Langkat Pekon Hujung pada Jumat (10/2/2022) sore hari.
Penemuan mayat pertama kali oleh masyarakat yang tengah melakukan pemburan babi hutan di sekitar lokasi, dengan posisi korban tertimpa Roda Dua (motor) pada jam 15.30 WIB.
Kapolsek Balik Bukit Iptu Arnis Daely mendampingi Kapolres AKBP Hadi Saepul Rahman, menjelaskan, hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban berjenis kelamin laki-laki yang bernama Ahmad Riyadi (35) warga Lumbok berikut kendaraan bermotor yang diduga R2 jenis viar milik korban.
“Saat ditemukan korban tertimpa motor miliknya,” terangnya.
Menurutnya, hasil olah TKP baik dari unit iden Polres Lampung Barat, maupun tim dari Puskesmas Lumbok Seminung tidak ada tanda-tanda tindak pidana kejahatan.
“Dari hasil pemeriksaan ditemukan beberapa luka dibagian tubuh korban diduga akibat benturan yang keras, bisa jadi dari motor yang menimpanya,” jelas Arnis.
Selain itu jalur yang dilalui korban jarang dilintasi oleh masyarakat setempat sehingga cukup licin. Diperkirakan korban meninggal dunia sudah lebih dari 96 jam sebelum ditemukan karena sudah terjadi proses pembusukan di bagian kepala.
“Korban kita serahkan kepihak keluarga dikarenakan menolak untuk dilakukan otopsi sehingga korban dibawa pulang kerumah duka untuk dimakamkan pihak keluarganya,” pungkasnya. (*)


















Discussion about this post