Pringsewu – Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar Pelatihan Kewirausahaan Digital Pemuda Tahun 2026 selama dua hari, 2–3 September 2026. Kegiatan yang diikuti puluhan peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pringsewu ini dibuka oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dra. Titik Puji Lestari, M.M., di RM Radja Pindang Andalas Resto, Pekon Wates Timur, Kecamatan Gadingrejo, Rabu (2/9/2026).
Membacakan sambutan tertulis Bupati Pringsewu, Titik Puji Lestari menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan generasi muda saat ini.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi pemuda untuk mengembangkan kreativitas dan usaha. Melalui pemanfaatan teknologi, produk dan karya pemuda Pringsewu dapat dikenal lebih luas, baik di tingkat regional, nasional, maupun global.
“Peluang tersebut harus dimanfaatkan dengan baik. Pemuda Pringsewu tidak boleh hanya menjadi penonton perkembangan teknologi, tetapi harus menjadi pelaku, pencipta, inovator, dan penggerak ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia mengatakan tema pelatihan, “Membangun Peluang Usaha di Era Ekonomi Digital Melalui Konten Video yang Kreatif dan Berdaya Jual”, sangat relevan dengan tantangan dan peluang yang dihadapi generasi muda saat ini.
Pemkab Pringsewu, lanjutnya, terus mendorong pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi. Dalam proses tersebut, pemuda memiliki posisi strategis sebagai subjek pembangunan.
Diharapkan melalui pelatihan ini lahir content creator, digital marketer, entrepreneur, dan pelaku ekonomi kreatif muda yang mampu membawa nama Pringsewu lebih dikenal di ruang digital serta menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat.
“Saya berharap lahir gerakan Dari Konten Menjadi Cuan, Dari Cuan Menjadi Usaha, Dari Usaha Menjadi Lapangan Kerja. Inilah semangat kewirausahaan digital yang harus kita bangun bersama,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan, Hendra Iskandar, S.S., mengatakan kegiatan ini menghadirkan narasumber dari HIPMI, praktisi bisnis, serta konten kreator lokal. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemuda di bidang kewirausahaan digital, khususnya dalam pembuatan konten kreatif yang bernilai jual dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi serta pemasaran.
Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan mampu melahirkan ide-ide usaha baru berbasis digital sekaligus membangun jejaring pemuda kreatif dan calon wirausaha digital di Kabupaten Pringsewu.
“Kami berharap peserta mampu mengubah kreativitas menjadi karya, karya menjadi konten, konten menjadi peluang, dan peluang menjadi usaha yang produktif, serta menularkan ilmu yang diperoleh kepada pemuda lainnya di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Pembukaan pelatihan turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Pringsewu sekaligus Plt Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu Ihsan Hendrawan, S.H., M.H., Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Pringsewu M. Andri Dwiharto, S.AP., M.M., serta sejumlah camat. (Reza)


















Discussion about this post