PRINGSEWU – Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Satu Abad Dusun Podorejo yang digelar di Lapangan Sumber Waras, Dusun Podorejo, Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Kemasyarakatan dan SDM Titik Puji Lestari, Camat Pringsewu Christianto HS, Kepala Pekon Rejosari Khotmanudin, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat. Pengajian menghadirkan penceramah Ustaz Syukron Muchtar dari Pajaresuk, Pringsewu.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila menyampaikan bahwa peringatan satu abad Dusun Podorejo merupakan momentum penting untuk mengenang sejarah perjuangan para pendahulu yang telah membuka dan membangun wilayah tersebut.
Menurutnya, semangat para perintis harus menjadi inspirasi bagi generasi saat ini untuk terus bekerja keras, belajar dengan tekun, serta berani berinovasi demi kemajuan daerah.
“Melalui momentum satu abad ini, saya berharap seluruh warga Podorejo tidak melupakan sejarah. Jadikan perjuangan para pendahulu yang membabat alas dan membuka dusun ini sebagai pemantik semangat untuk bekerja lebih keras, belajar lebih giat, dan berinovasi lebih berani,” ujarnya.
Umi Laila mengatakan tantangan yang akan dihadapi pada satu abad mendatang berbeda dengan masa lalu. Jika dahulu masyarakat berjuang menghadapi keterbatasan fisik wilayah, kini tantangan datang dari derasnya arus digitalisasi dan modernisasi.
Karena itu, ia mengajak masyarakat membentengi diri dan keluarga dengan ilmu pengetahuan serta keimanan yang kuat agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.
“Saya meminta seluruh masyarakat membentengi diri dan keluarga dengan ilmu pengetahuan serta keimanan yang kuat, agar Podorejo tidak tergerus zaman, melainkan mampu menjadi motor penggerak kemajuan di Bumi Jejama Secancanan,” katanya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk terus mendukung pembangunan di tingkat pekon, baik melalui pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM, maupun peningkatan kualitas pelayanan publik.
Namun demikian, menurutnya keberhasilan berbagai program pembangunan tidak dapat terwujud tanpa partisipasi aktif dan sinergi seluruh elemen masyarakat.
“Jika ada program pembangunan, mari kita kawal dan rawat bersama. Sinergitas inilah yang akan memastikan roda pembangunan bergerak lebih cepat, merata, dan tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Pringsewu terus berupaya mewujudkan visi Pringsewu Makmur, sehingga dukungan, doa, dan partisipasi aktif seluruh masyarakat sangat kami butuhkan,” tegasnya. (Reza)

















Discussion about this post