Translampung.id,KALIANDA – Untuk mensukseskan aplikasi berbasis absensi online atau daring, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung Selatan dalam waktu dekat segera mensosialisasikan absesnsi tersebut kesetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Hal itu diungkapkan Kepala BKD Lamsel,Tirta Saputra ditemui diseputaran kantor bupati, Selasa (15/8/2023).
Sebelumnya Lanjut Tirta, pihaknya sudah meluncurkan program tersebut diminggu lalu kestiap OPD. Dimana langkah itu dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk meningkatkan kedisiplinan ASN. Penerapan sistem absen online itu berbasis Android yang akan terhubung langsung dengan telepon pintar seluruh pegawai, baik ASN maupun THLS.
“Sehingga, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta memberikan instruksi kepada pegawai di lingkup masing-masing supaya menginstal absensi online berbasis Android melalui : https: //bit.ly/absenLAMSEL. Tata cara loginnya ada untuk ASN, dan THLS.
Username atau nama pengguna untuk ASN dengan memasukkan nomor induk pegawai (NIP), kata sandi atau password bisa menggunakan 123456. Sedangkan THLS bisa memakai nama pengguna dengan tanggal, bukan dan tahun lahir. Kata sandi bisa sama dengan ASN.
Petunjuk penggunaan sistem aplikasi absensi online dapat dilihat di dalam video tutorial YouTube BKD Kabupaten Lampung Selatan melalui : https ://www.youtube.com/@BKDMENYAPA. OPD sudah bisa mengakses aplikasi tersebut mulai 14 Agustus 2023,” ungkapnya.
Jika ada kesulitan dalam penginstalan, dikatakan Tirta maka BKD berinisiatif mengirimkan file APK-nya lewat website tersebut.
“Jika aplikasinya belum masuk ke PlayStore maupun AppStore. Tapi kami pastikan data diri pegawai aman,” terang dia.
Untuk itu, ditambahkan dia BKD secepatnya menggelar sosialisasi tentang absensi online dengan cara terjadwalkan kesetiap OPD sekaligus dengan sosialisasi lanjutan dari aplikasi e-kinerja supaya jadi satu paket.
“Jika kami lakukan secara serentak, dikhawatirkan mereka (ASN dan THLS_red) tidak langsung serta merta memahami tentang cara penggunaan prodak unggulan BKD ini. Makanya kami akan memdatangi atau memanggil secara terjadwal setiap OPD dan kecamatan,” pungkasnya.(Johan)



















Discussion about this post