*Gerakan 1000 bibit* tanaman Produk yg di tanam di lahan kosong, sehingga terjaga kebersihannya dan dirawat menjadi area hijau yg menghasilkan. DPW HPPMI Propinsi Lampung menjadikan program urban farming 2023 utk mempererat tali persaudaraan dalam bentuk pengelolaan lahan tak produktif menjadi lahan produktif dgn 1000 bibit yg di sediakan. Banyak pola dalam dalam program urban farming baik yg kita kenal dgn hidroponik atau pun yg lainnya. Tapi kita berorientasi lebih berkembang bisa menjadi pola cluster atau yg kita kenal dgn memanfaat perumahan yg memiliki lahan fasumnya yg belum ditanam dgn tanaman produktif kita jadikan berproduktif. Pohonnya TDK tinggi tapi melebar, buahnya di petik TDK perlu naik cukup dgn injitan kaki dan nilai jual nya bisa di manfaatkan utk kepentingan lingkungan. Menjadikan program ini berakses pada ketahanan pangan lingkungan.
Kita tahu bahwa program urban farming TDK akan menjadi program yg terkontinyinitas dan tepat guna, jika program urban farming dikelola secara pribadi saja, program urban farming yg berkolaborasi memberikan keuntungan yg lebih mudah yaitu
1. Ada wadah yg memberikan kemudahan yaitu rumah bibit buah *HPPMI* yg menyiapkan pupuk organik dan suplemen tanaman menjadi berbuah. Harga nya merakyat dan pengawasan melekat, artinya kita buka Konsul utk bgm meningkatkan kualitas pohon dan buah yg baik
3. Berbagi ilmu serta pengalaman dan Berkolaborasi adalah moto hppmi utk menciptakan suasana kondusif dan dinamis agar tak ada lagi lahan lahan semak belukar. Perlahan tapi pasti, tak perlu lari cukup berjalan karena kehidupan adalah perjalanan bukan sebuah pelarian



















Discussion about this post