
TRANSLAMPUNG.ID -Sepanjang tahun 2022 telah terjadi sedikitnya 59 kasus bencana alam di Kabupaten Pesisir Barat mulai dari gempa bumi hingga yang terkini banjir dan tanah longsor disejumlah kecamatan.
Kepala BPBD Pesisir Barat Mirza Syahri, Selasa (15/11/2022). Ditemui di kantornya menuturkan dari sekian banyak bencana alam tersebut bahkan di bulan November ini sudah terjadi tujuh kali.
“Dua banjir bandang, dua kali tanah longsor dan tiga cuaca ekstrim,” Kata dia.
Dari 11 kecamatan yang ada, Way Krui yang paling banyak mengalami musibah dengan 15 kasus, Bangkunat 9 kasus, Karya Penggawa 6 kasus.
Selanjutnya, Pesisir Selatan, Lemong dan Pesisir Utara masing-masing 4 kasus, Ngambur dan Ngaras 3 kasus berbeda, Krui Selatan 2 kasus sedangkan Pesisir Tengah satu kasus.
“Korban jiwanya ada sembilan orang termasuk satu keluarga beberapa hari lalu yang terkena longsor,” Ungkapnya.
Adapun upaya Pemerintah Daerah dalam hal ini menurutnya, telah dijalinnya komunikasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait seperti BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) karena jalan nasional seperti jembatan adalah hak mereka agar secepatnya segera diperbaiki.
“Kalau untuk irigasi yang jebol, itu kami sudah beritahukan kepada Camat agar Peratin membuat data dan laporan ditujukan kepada Dina PU agar nanti bisa segera diperbaiki,” Terang Mirza.
Namun saja, seperti jalan-jalan nasional tersebut untuk saat ini belum bisa diperbaiki secara permanen terkendala anggaran tetapi masih perbaikan sebatas darurat saja agar mobilisali tidak tehambat.
“Insyaallah kalau ditahun 2023 sudah bisa diperbaiki secara permanen karena anggarannya sudah kita ajukan untuk tahun depan,” Tandanya. (**)















Discussion about this post