PANARAGAN (translampung.id)– Alumni Jamaah Haji Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, membangun Masjid yang diberi nama Masjid Quba yang terletak di Pondok Modern Al-Furqon.
Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama Masjid Quba’ Pondok Modern Al Furqon pada Selasa, (12/7/2022) pukul 10.00 Wib. Oleh para Alumni Jamaah Haji dan tamu undangan di Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT).
“Dalam pembangunan Masjid ada 3 hal yang tidak boleh dilakukan, yaitu Berkata Keji, Fasik, dan Bertikai. Mudah-mudahan Masjid yang dibangun ini dapat memberi keberkahan dan jalan untuk kita menuju surga Allah.” Ujar KH.Muhyiddin Pardi, pimpinan Pondok Al-Furqon.
Semetara itu, Laporan ketua panitia H.Wahidin, M.Pd. Menerangkan awal pembangunan dimulai pada 18 Juni. Estimasi pembangunan diperkirakan akan menghabiskan dana 5-7 miliar. Dan Sampai saat ini jumlah pendanaan material berjumlah 61 juta dan uang tunai 49,6 juta.
Masjid yang berukuran 26 m x 26 m dengan empat menara dan 1 kubah besar di tengah memiliki 44 tiang menempati lahan seluas 1 hektar. Tanah lokasi pembangunan Masjid merupakan wakaf dari Almarhum Bapak Suwardi yang letaknya berada di utara Pondok Pesantren Al-Furqon, dimana pada malam sebelum peletakan diadakan acara khataman Al-Quran terlebih dahulu yang dipimpin langsung oleh Kepala Pengasuhan Al Ustadz Muhammad Rosyid Ridho Al Hafidz dan dewan asatidz.
“Masjid Quba adalah masjid pertama yang di bangun oleh Rasulullah, dan Masjid Quba Pondok Modern Al-Furqon merupakan Masjid pertama yang di bangun oleh para Alumni Jamaah Haji. Masjid ini adalah kesepakatan hati Jamaah Haji, semoga dapat memberi keberkahan.” Ungkapnya.
Berdasar pantauan, dalam acara itu turut juga hadir Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tubaba H.Muhammad Isa, S.Ag. M.Pd. Kapolres dan jajaranya, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), dan Kepala KUA TBT. (D/r)



















Discussion about this post