Blambangan Umpu (translampung.id) – Penguatan moderasi beragama menjadi misi Kementerian Agama 2020-2024 dan pembangunan nasional bidang agama.
Karena itu Kemenag terus menggaungkan moderasi beragama yang salah satunya melalui penyuluh agama.
Di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan, penyuluh agama Islam PNS dan non PNS diberikan pengarusutamaan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan. Kegiatan tersebut digelar Seksi Bimas Islam di aula Kantor Kemenag Way Kanan, Kamis (17/03/22).
Kepala Kemenag Way Kanan, Helmi dalam sambutannya mengatakan,melalui kegiatan ini, penyuluh agama Islam di 15 kecamatan sampai kampung akan mendapat pengetahuan dan pemahaman tentang moderasi beragama, Islam wasathiyah, dan wawasan kebangsaan.
Helmi juga menyampaikan bahwasannya para penyuluh agama Islam harus memahami pengarusutamaan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan.
Menurutnya pengarusutamaan moderasi beragama melalui dakwah sangat penting dalam menjaga keutuhan, kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa negara Indonesia, serta akan menggandeng satker terkait untuk mengurangi stunting, dan konsent utama penyuluh agama untuk menyampaikan agar tidak terjadi pernikahan dini.
“Moderasi beragama harus dikembangkan dari tingkat bawah yaitu Kecamatan melalui para penyuluh agama yang merupakan ujung tombak Kementerian Agama dalam menyampaikan pesan-pesan agama, terutama agar tidak terjadi pernikahan dini, serta meningkatkan kerukunan umat beragama dapat terjaga,”Jelas Helmi.
Ditempat yang sama Bupati Way Kanan, yang diwakili oleh Asisten Bidang Kesra, Selan dalam menyampaikan sambutan Bupati mengatakan menyambut baik kegiatan tersebut, karena penting nya wawasan terhadap agama terutama penyuluh agama yang merupakan ujung tombak penyampaian pesan – pesan agama
sehingga dengan adanya acara tersebut dapat mengambil pengetahuan yang disampaikan oleh para Narsum dan disampaikan kepada masyarakat, serta terus meningkatkan kerukunan antar umat beragama.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana, Ust.Ibrohim Albanjari menjelaskan di Kabupaten Way Kanan terdapat 128 Penyuluh Agama terdiri 112 penyuluh honorer, 8 penyuluh PNS dan 8 Penyuluh non muslim.
Dirinya juga mengatakan dalam kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari MUI Kabupaten Way Kanan dengan materi konsep Islam washatiyah sebagai wujud Islam rahmatan lil’alamin.
Kajari Way Kanan dengan materi pencegahan dini potensi kerawanan konflik serta antisipan radikalisme dan Dandim 0427 WK dengan materi wawasan kebangsaan dan nasionalisme, serta PCNU materi tentang Retorika Dakwah.(Yudi)



















Discussion about this post