• About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Forum
Jumat, 17 April 2026
No Result
View All Result
translampung.id
Advertisement
  • Home
  • Berita Utama
    Di Tengah Gempuran Deklinasi Profesionalisme Jurnalis, Rio Aldipo: PWI Tanggamus Harus Jadi Organisasi Besar yang Bermartabat dan Profesional

    Di Tengah Gempuran Deklinasi Profesionalisme Jurnalis, Rio Aldipo: PWI Tanggamus Harus Jadi Organisasi Besar yang Bermartabat dan Profesional

    Terima Kasih Irjen Pol Helmy Santika atas Pengabdianmu, Selamat Datang Brigjen Helfi Assegaf

    Terima Kasih Irjen Pol Helmy Santika atas Pengabdianmu, Selamat Datang Brigjen Helfi Assegaf

    Umat Islam Tunaikan Solat Ied 1446 H, Umat Katolik 7 Stasi Wilayah Lampung Timur Kompak Bantu Amankan Tempat Parkir

    Umat Islam Tunaikan Solat Ied 1446 H, Umat Katolik 7 Stasi Wilayah Lampung Timur Kompak Bantu Amankan Tempat Parkir

    Berdalih Kasda “Kembang-Kempis”, Pemkab Tanggamus Tak Sanggup Bayar Advertorial Media Massa

    Berdalih Kasda “Kembang-Kempis”, Pemkab Tanggamus Tak Sanggup Bayar Advertorial Media Massa

    Bejat! Seorang Paman di Tanggamus Rudapaksa Keponakan Usia 7 Tahun di Selokan Air

    Bejat! Seorang Paman di Tanggamus Rudapaksa Keponakan Usia 7 Tahun di Selokan Air

    Sejumlah Kapolres di Lampung Berganti, Berikut Daftarnya

    Sejumlah Kapolres di Lampung Berganti, Berikut Daftarnya

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Politik
  • Nasional
  • Bisnis
  • Opini
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • TV
  • Home
  • Berita Utama
    Di Tengah Gempuran Deklinasi Profesionalisme Jurnalis, Rio Aldipo: PWI Tanggamus Harus Jadi Organisasi Besar yang Bermartabat dan Profesional

    Di Tengah Gempuran Deklinasi Profesionalisme Jurnalis, Rio Aldipo: PWI Tanggamus Harus Jadi Organisasi Besar yang Bermartabat dan Profesional

    Terima Kasih Irjen Pol Helmy Santika atas Pengabdianmu, Selamat Datang Brigjen Helfi Assegaf

    Terima Kasih Irjen Pol Helmy Santika atas Pengabdianmu, Selamat Datang Brigjen Helfi Assegaf

    Umat Islam Tunaikan Solat Ied 1446 H, Umat Katolik 7 Stasi Wilayah Lampung Timur Kompak Bantu Amankan Tempat Parkir

    Umat Islam Tunaikan Solat Ied 1446 H, Umat Katolik 7 Stasi Wilayah Lampung Timur Kompak Bantu Amankan Tempat Parkir

    Berdalih Kasda “Kembang-Kempis”, Pemkab Tanggamus Tak Sanggup Bayar Advertorial Media Massa

    Berdalih Kasda “Kembang-Kempis”, Pemkab Tanggamus Tak Sanggup Bayar Advertorial Media Massa

    Bejat! Seorang Paman di Tanggamus Rudapaksa Keponakan Usia 7 Tahun di Selokan Air

    Bejat! Seorang Paman di Tanggamus Rudapaksa Keponakan Usia 7 Tahun di Selokan Air

    Sejumlah Kapolres di Lampung Berganti, Berikut Daftarnya

    Sejumlah Kapolres di Lampung Berganti, Berikut Daftarnya

    Trending Tags

    • Commentary
    • Featured
    • Event
    • Editorial
  • Politik
  • Nasional
  • Bisnis
  • Opini
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Hiburan
  • Kesehatan
  • TV
No Result
View All Result
translampung.id
No Result
View All Result
Home Lampung

BEDAH BUKU BERSAMA DIRJEN KSDAE

Devi Oktaviansyah by Devi Oktaviansyah
1 Mei 2020 | 12 : 31
in Lampung
0
5
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

BACA JUGA

Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung dalam P4GN untuk Memutus Rantai Narkoba

HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada

Dorong Akses Menuju Destinasi Wisata dan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Percepat Perbaikan Jalan Padang Cermin–Teluk Kiluan dengan Menerapkan Skema Inpres Jalan Daerah

Pelantikan PC IMM Kota Metro 2026, Wagub Jihan Nurlela Ingatkan Peran Penting Organisasi Mahasiswa dalam Menjaga Persatuan Bangsa.

Jurusan Kehutanan Universitas Lampung menggelar Bedah Buku Catatan Wisata Intelektual 2005-2020 karya Wiratno, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jumat, 1 Mei 2020 secara virtual. Bedah buku diikuti oleh 382 peserta yang berasal seluruh Indonesia dan juga peserta dari Australia, Brunei Darussalam, India dan Jepang.
Buku Catatan Wisata Inteletual 2005-2020 cukup tebal mencapai 464 halaman dengan 81 sub judul, dibahas oleh Sugeng P. Harianto, Guru Besar Kehutanan Universitas Lampung, jelas Bainah Sari Dewi, Moderator Bedah Buku. Dalam bahasannya, Prof Sugeng mengapresiasi penulis yang saat ini menduduki jabatan tertinggi ASN masih mendidikasikan pengalaman lapangan dan pemikirannya melalui tulisan. Buku yang isinya mencakup kepemimpinan dan manajerial, filosofi, pengelolaan kawasan konservasi, perhutanan sosial, serta inovasi dan gagasan baru.
Dalam sub judul awalnya Menggali Sepuluh Butir Falsafah Jawa: Menemukan Jati Diri Kelola Kawasan Konservasi, penulis menjelaskan tahun 2004, menuliskan tentang pentingnya pembaca mendalami kembali Hasta Brata, bagian kecil dari buku Nakhoda: Leadership dalam Organisasi Konservasi, sebagai bekal agar kita menjadi insan Kamil, bekal menjadi pemimpin. Boleh dikatakan Hasta Brata itu suatu filosofi hidup yang berhasil oleh Ranggawarsita, pujangga terakhir Kraton Surakarta. Hampir 16 tahun kemudian, di tahun 2020 yang ditandai dengan meluasnya pandemi Covic-19 di seluruh dunia, penulis mendapatkan pencerahan dari orang yang masih muda. Dalam kesempatan tersebut, penulis kembali disadarkan akan filosofi mengurus alam ini, khususnya kawasan konservasi, yaitu sepuluh tahapan hidup dalam filosofi orang Jawa. Kesepuluh tahapan tersebut adalah: (1) Maskumambang, (2) Mijil, (3) Sinom, (4) Kinanthi, (5) Asmarandana, (6) Gambuh, (7) Dhandhanggula, (8) Durmo, (9) Pangkur, dan (10) Megatruh.
Dalam tahapan ke-7 Dhandhanggula, dijelaskan sukses kelola kawasan konservasi harus dicarikan ukurannya, antara keseimbangan keberhasilan menjaga nilai ekologi dan lingkungannya dengan manfaatnya secara nyata bagi masyarakat di sekitarnya dan publik serta masyarakat dunia. Apa yang di-rasa-kan baik oleh pengelola kawasan konservasi dan masyarakat di sekitarnya yang telah beberapa generasi berhubungan, bersentuhan, dan seolah-olah hidup menyatu dengan alam yang saat ini bernama kawasan konservasi.
Yang utama, selain kepentingan ekonomi, adalah lahir dan tumbuhnya kesadaran individu, kelompok, dan komunitas masyarakat tentang pentingnya menjaga alam, memanfaatkan secara berhati-hati dan bijaksana, dan bersama-sama pemerintah melakukan aksi-aksi kolektif tersebut. Hasilnya adalah bagaimana kita mau dan mampu berbagi ruang hidup dengan makhluk ciptaan Tuhan di dalam hutan-hutan dan lautan itu. Diperlukan kedewasaan dan sikap hidup yang benar terhadap alam. Akhirnya mereka menyadari bahwa mereka hanya bagian dari komponen alam, bukan penguasa alam.


Di bagian lain pada sub judul, “Konservasi Berkeadilan untuk Alam dan Masyarakat”, penulis menjelaskan kawasan konservasi seluas 27,14 juta hektar yang tersebar di seluruh tanah air, ditunjuk dan ditetapkan untuk memberikan perlindungan keragaman hayati di berbagai tingkat dan ragam tipe ekosistem. Kawasan konservasi tersebut, dikelilingi oleh lebih dari enam ribu desa dan juga adanya masyarakat hukum adat. Ketergantungan secara ekonomi dan ekologi masyarakat terhadap kawasan konservasi nyata dan oleh karena itu maka telah banyak dilakukan analisis valuasi ekonomi. Terbukti, dari nilai air saja luar biasa besarnya. Di Taman Nasional Gunung Merapi, banyak desa tergantung pada rumput untuk memberikan makanan pada ternaknya. Di taman nasional lainnya, seperti di TN Betung Kerihun Danau Sentarum, masyarakat hidup dari memanen madu hutan. Di TN Gunung Leuser, terdapat obyek wisata alam terkenal Tangkahan.
Penulis mengingatkan, Spirit 5K, spirit yang terus didorong untuk menjadi semangat dalam menempatkan masyarakat sekitar atau di dalam kawasan konservasi sebagai subyek, sebagaimana dimandatkan dalam Sepuluh Cara (Baru) Kelola Kawasan Konservasi”, adalah Spirit 5K, yaitu (1) Kepedulian, (2) Keberpihakan, (3) Kepeloporan, (4) Konsistensi, dan (5) Kepemimpinan. Kesemua hal tersebut, sebenarnya menjadi sifat utama para pemimpin. Maka, hanya dengan kepemimpinan yang berintegritas saja, keempat K tersebut dapat dilakukan dan menjadi marwah dari kita semua, manusia manusia yang peduli pada alam dan mereka yang hidupnya masih sangat tergantung pada alam tersebut.
Dalam sesi diskusi yang sangat interaktif, Wiratno yang pernah menapaki jenjang dari terendah hingga mencapai jabatan tertinggi di Departemen Kehutanan hingga Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dari penugasan di ujung barat hingga timur Indonesia, menjawab dengan lugas bahkan menyampaikan hal-hal yang sangat pribadi, dimana penulis pernah dalam posisi yang sangat sulit di lapangan dan terpisah dengan keluarga. Pengalaman spiritual penulis disampaikan mengalir, sehingga dengan mudah diterima peserta. Penulis juga mengingatkan bahwa kita merupakan tamu di alam, bukan penguasa alam, karenanya hidup harus berbagi ruang dengan seluruh makhluk hidup ciptaan Tuhan Sang Khalik, pungkas Wiratno.

Related Posts

Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung dalam P4GN untuk Memutus Rantai Narkoba
Lampung

Peran Strategis GRANAT Provinsi Lampung dalam P4GN untuk Memutus Rantai Narkoba

2 jam ago
HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada
Lampung

HUT Lampung ke-62, Pemprov Optimalkan Layanan RSUD Bandar Negara Husada

2 jam ago
Dorong Akses Menuju Destinasi Wisata dan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Percepat Perbaikan Jalan Padang Cermin–Teluk Kiluan dengan Menerapkan Skema Inpres Jalan Daerah
Lampung

Dorong Akses Menuju Destinasi Wisata dan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Percepat Perbaikan Jalan Padang Cermin–Teluk Kiluan dengan Menerapkan Skema Inpres Jalan Daerah

2 jam ago
Load More

Discussion about this post

POPULAR NEWS

Kami Senang Dipanggil Kejaksaan, Bongkar Semua Pejabat Yang Terlibat, Dinas Paksa Buat Laporan Palsu Untuk PAD

Kami Senang Dipanggil Kejaksaan, Bongkar Semua Pejabat Yang Terlibat, Dinas Paksa Buat Laporan Palsu Untuk PAD

18 April 2025 | 13 : 05
Oknum Wartawan dan Ketua LSM Ditersangkakan, Kasatreskrim Polres Tanggamus: ”Pasalnya Pemerasan Bukan Gratifikasi, Begini Penjelasannya”

Oknum Wartawan dan Ketua LSM Ditersangkakan, Kasatreskrim Polres Tanggamus: ”Pasalnya Pemerasan Bukan Gratifikasi, Begini Penjelasannya”

4 April 2024 | 19 : 51
Siap Panen, Kebun Singkong Milik Warga Desa Pekurun Digondol Maling

Siap Panen, Kebun Singkong Milik Warga Desa Pekurun Digondol Maling

26 Agustus 2024 | 01 : 01
Rumah Pribadi Bupati Budi Utomo  Didatangi Puluhan Kontraktor Lampung Utara

Rumah Pribadi Bupati Budi Utomo  Didatangi Puluhan Kontraktor Lampung Utara

15 November 2023 | 18 : 08
Tekab 308 Polres Lampura Telusuri Tukang Becak Di pasar Dekon Kotabumi

Tekab 308 Polres Lampura Telusuri Tukang Becak Di pasar Dekon Kotabumi

25 Agustus 2024 | 17 : 03

EDITOR'S PICK

Petani Terdampak Banjir di Tiyuh Gedung Ratu Terima Bantuan Benih Padi Inbrida

Petani Terdampak Banjir di Tiyuh Gedung Ratu Terima Bantuan Benih Padi Inbrida

12 April 2022 | 12 : 22
35 Adegan Warnai Rekontruksi Kasus Pembunuhan di Pringsewu

35 Adegan Warnai Rekontruksi Kasus Pembunuhan di Pringsewu

23 November 2023 | 22 : 20

Perempuan Lampung Gelar Pameran Senirupa

28 November 2019 | 08 : 30

TERKILIR, TNI BANTU LAKUKAN PEMIJATAN

22 Juli 2020 | 16 : 05
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Forum
Call us: +62 811 TRANSLAMPUNG.ID

Copyright © 2022 TransLampung.ID | Design by Andi ID .

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Politik
  • Nasional
  • Bisnis
  • Opini
  • Hiburan
  • Fashion
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • TV
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal

Copyright © 2022 TransLampung.ID | Design by Andi ID .

error: Content is protected !!