MENGGALA – Seluruh anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang diminta memaksimalkan reses perorangan untuk menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan untuk diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan.
“Reses bukan seremonial atau rutinitas. Reses menjadi momen penting untuk lebih maksimal turun ke lapangan menyerap aspirasi masyarakat,” kata Ketua DPRD Tuba, Sopi’i, SH, saat melakukan reses di dapil III Tahun 2020, Rabu (20/5).
Sesuai jadwal yang telah tersusun 40 DPRD Tulang Bawang melaksanakan reses perorangan dimulai dari 15 sampai 21 Mei 2020. Mereka akan turun ke daerah pemilihan masing-masing untuk bertemu masyarakat serta Pemerintah Kecamatan, Kelurahan maupun Kampung.

Ketua DPRD Tuba, Sopi’i, SH, mengatakan, bahwa pertemuan dengan semua elemen tersebut bertujuan untuk menyerap sebanyak-banyaknya aspirasi maupun koreksi dari masyarakat. Hal ini sangat penting sebagai bahan bagi DPRD dalam merumuskan kebijakan bersama pihak eksekutif,” Reses juga menjadi kesempatan bagi anggota dewan untuk memantau perkembangan pelaksanaan program pembangunan oleh pemerintah Kabupaten. Tidak hanya terkait program fisik, tetapi juga nonfisik seperti peningkatan sumber daya manusia masyarakat. Hasil pengawasan di lapangan akan menjadi bahan bagi anggota dewan dalam mengevaluasi capaian pelaksanaan program pembangunan. Jika ada kekurangan, maka hasil pengawasan tersebut disampaikan kepada instansi terkait untuk ditindaklanjuti dan diperbaiki,” ujarnya.
DPRD membutuhkan dukungan masyarakat dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Informasi masyarakat sangat dibutuhkan sebagai referensi bagi DPRD dalam pembahasan dan evaluasi pelaksanaan program pembangunan.”Apapun aspirasi, masukan, bahkan jika ada kritikan, masyarakat tidak perlu ragu menyampaikannya kepada kami. Terlebih saat reses nanti, memang kesempatan yang sangat baik untuk menyampaikannya kepada anggota dewan yang sedang reses,” tambahnya.(als).
















Discussion about this post