TRANSLAMPUNG.COM,BANDARLAMPUNG- Untuk menaggulangi penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) pengurus Majelis Tak,lim Ramad Hidayat kota Bandarlampung melakukan penyemprotan disinfekatan dan membagikan “Empon-Empon” kepada masyarakat di 120 kelurahan yang ada di 20 Kecamatan kota Tapis Berseri.
Menurut pimpinan dewan Asastit /Ustad Majelis Tak,lim Rahmat Hidayat Kota Bandarlampung,Ismail Soleh, bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan upaya pencegahan penularan Covid -19 dengan melakukan penyemprotan disinfekatan dan pembagian Empon-Empon (Ramuan tradisional ) kepada warga.Tapi pembagin ramuan ini juga terbatas mengingat saat ini di larang untuk kumpul -kumpul masa.
“Saat ini sudah kita lakukan,dan hari ke -11 kalinya pengurus Majelis Tak,lim Rahmat Hidayat melakukan penyemprotan disinfektan dan pembagian Empon-Empon salah satunya di Kecamatan Kedaton ini ,”kata Ismail Soleh saat di wawancarai, Selasa (07/04/2020).
Ismail Soleh menjelaskan bahwa penyemprotan disinfektan yang di lakukan saat ini di dengan cara menyemprotan dari rumah ke rumah (Door to Door )karna selama ini pihak pemerintah telah melakukan penyemprotan disinfektan di jalan protokol.
“Jadi, penyemprotan saat ini kita lakukan di rumah -rumah warga dan pasilitas umum seperti masjid, Gereja dan sekolahan,”ucapnya.
Lebih lanjut menurut Dosen WIN Bandarlampung ini menjelaskan bahwa selain melakukan penyemprotan cairan disinfektan di rumah -rumah warga dan pasilitas umum pengurus Majelis Tak,lim Ramhat Hidayat juga membagikan Empon -Empon (Bahasa Jawa) yang merupakan ramuan tradisional dari warisan nusantara yang terdiri dari Jahe Merah, Kunyit, Temulawak,Kayu Manis dan Gula Merah.Pungsinya untuk menyehatkan badan yang di jadikan jamu untuk di minuman.
“Satu hari dilakukan penyemprotan dan pembagian ramuan ini di 6 titik salah satunya di Kelurahan Sidodadi Kecamatan Kedaton Kota Bandarlampung ini,”kata Ismail Soleh.
Dan dirinya juga mengimbau kepada masyarakat khususnya masyarakat kota Bandarlampung dalam mengahdapi wabah Virus Corona (Covid-19) ini masyarakat jangan terlalau panik,karena kepanikan yang bisa mudah terkena wabah ini,Namun masyarakat juga tentunya harus waspada dengan menjaga lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat dan membiasakan untuk mencuci tangan dengan sabun dengan Air yang mengalir dan menjaga jarak serta menggunakan masker apabila hendak keluar rumah.
“Anjuran pemerintah tentunya juga harus diikiti agar bisa berdiam diri di rumah,karna di khawatirkan akan tetular Covid-19,”pungkasnya,(ydn)

















Discussion about this post