TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Banjir bandang cukup dahsyat menerjang Kelurahan Keteguhan dan Kelurahan Sokamaju, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung, Senin (30/03/2020). Tak hanya merusak berbagai bangunan, banjir bandang yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB itu, juga menelan satu korban jiwa di Kelurahan Keteguhan.
Menurut keterangan Ketua RT 06 Sahmin Sahrori, terjadinya banjir bandang ini telah menelan korban jiwa. Yaitu Ahmad Subli (42), warga RT 06 Lingkungan 2, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung Timur.
“Waktu terjadi banjir bandang ini, almarhum sempat mengevakuasi kelurganya. Namun tanpa disadari waktu melewati tembok rusunawa, tiba -tiba tembok rusunawa roboh akibat diterjang banjir. Lalu menimpa almarhum,” ujar Sahmin Sahrori saat diwawancarai translampung.com, tadi malam.
Oleh warga setempat, kata dia, korban pun sempat dilarikan di Rumah Sakit Umum Kota Bandarlampung. Namun nyawa korban tidak bisa terselamatkan.
“Korban ini sempat dilarikan ke rumah sakit oleh warga dibantu petugas BPBD Kota Bandarlampung. Tapi nyawanya tidak bisa tertolong lagi,” jelas Sahmin Sahrori.
Dia mengaku, banjir bandang Senin malam terjadi sekitar pukul 20.00. Luapan air, kata Sahmin, merupakan air “kiriman” dari Dusun Umbul Kunci. Arus air yang sangat kuat, menerjang pemukiman warga Kelurahan Keteguhan.
“Ketinggian air waktu itu mencapai 1,5 meter, sehingga warga berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri masing-masing,” beber Sahmin.
Terpisah, salah seorang warga bernama Paizul menyebutkan, selain Kelurahan Keteguhan, banjir bandang juga menerjang pemukiman penduduk di Dusun Sokamaju, Kelurahan Sokamaju, yang masih wilayah Kecamatan Telukbetung Timur.
“Kalau di Dusun Sokamaju ini tidak ada korban jiwa. Tetapi banyak rumah warga yang roboh akibat diterjang banjir bandang dadakan ini,” ungkap Paizul.
Dirinya menuturkan, warga Kelurahan Sokamaju sama seperti warga Kelurahan Keteguhan. Langsung berhamburan keluar rumah dan mencari tempat yang aman. Itu setelah warga melihat permukaan banjir setinggi satu meter menggenangi ruas jalan utama.
“Alhamdulillah meskipun banyak rumah yang roboh, tapi di Dusun Sokamaju ini tidak sampai ada korban jiwa. Karena sebelum air masuk ke rumah, warga sudah dapat pengumuman dari masjid agar segera keluar dari rumah dan menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi,” kata Paizul.
Berdasarkan pantauan translampung.com hingga menjelang dini hari, di Kelurahan Keteguhan dan Kelurahan Sokamaju, banyak rumah warga yang roboh akibat diterjang banjir bandang. Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandarlampung bersama tim SAR, dibantu Polri dan Marinir, bahu-membahu bersama warga mengevakuasi sampah-sampah dan material banjir yang berserakan di badan jalan. Terlihat juga Walikota Bandarlampung H. Herman HN terlibat langsung memimpin proses evakuasi di dua kelurahan tersebut. (ydn/ayp)


















Discussion about this post