Lampung Barat – Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Lampung Barat, tegaskan segera lapor jika bantuan beras melalui Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tidak layak kosumsi.
Sebelumnya di Desa Gunung Sugih, Kecamatan Balik Bukit, di tahun 2019, masyarakat sempat mengeluhkan kuantitas beras yang kurang baik. Masyarakat mengharapkan tahun 2020 beras BPNT yang di peruntukan bagi keluarga miskin, Pemerintah Daerah dapat lebih maksimal mengkordinir baik dari Bulog atau di E-Warung.
Menurut Kepala Bulog, Lukman, mengatakan, Bulog siap mengganti beras yang tidak layak konsumsi bila mengalami kerusakan atau tidak layak kosumsi. Tapi kata dia, kualiatas beras Bulog adalah Premium, “bisa dilihat kualitas berasnya bagus dan layak dimakan,” jelasnya.
Kemudian, Lukman, mengungkapkan, Bulog menyuplai kebutuhan beras Lampung Barat dengan jumlah 200 ton per bulan yang dikemas dengan satu karung 10 kilo gram.
ditambah lagi dalam waktu dekat akan panen raya padi di Kecamatan Suoh dan BNS, “kita akan di suplay dari Suoh,” ungkap dia.
Tahun ini BPNT juga ada penambahan bahan pangan berupa kacang hijau dan telur ayam. Yang Slsebelumnya telur ayam hanya tujuh butir untuk saat ini menjadi 10 butir dan kacang Hijau 1 klo gram. (Safri)















Discussion about this post