TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Sebagai langkah mengantisipasi serangan hama tanaman khususnya bagi para petani Padi, Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, membuat terobosan baru dengan penggunaan Pestisida Nabati.
Hal tersebut diungkapkan Yayit Zamhuri selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan Dan Hortikultura, saat diwawancarai translampung.com diruangan kerjanya pada Selasa (10/03/2020) pukul 09.44 Wib.
Dikatakan Yayit, sebagai salah satu upaya kita dalam meningkatkan produksi Padi di Tubaba, kita membuat suatu terobosan di tahun 2020 ini, dengan menciptakan penangkal hama dengan menggunakan Pestisida Nabati yang ramah lingkungan.
“Mulai dari awal tahun ini, kita mulai gencar untuk melakukan pelatihan kepada Kelompok Tani di tiga Kecamatan yakni, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Udik, dan Tumijajar, dengan Narasumber dari Laboratorium Semuli Raya dan Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman, serta pemateri dari kelompok-kelompok yang sudah ahli dengan penggunaan Pestisida ini, yakni seperti Bapak Bagio di Tiyuh (Desa) Daya Asri dan lainnya,” terangnya.
Adapun untuk bahan-bahan Pestisida Nabati ini, jelasnya, untuk hama Wereng, Walang Sangit, penggerek Batang dapat menggunakan Bawang Putih dan Daun Tembakau. Kemudian Daun Mimba untuk hama Penghisap kutu, Ulat, jamur, bakteri, Nematoda. Dan masih banyak lagi bahan lainnya seperti Daun Sirsak, Daun Pepaya, Serai, Gadung, Jeringau, Pacar China, Daun Sirih, Daun Srikaya, dan Daun Gamal, yang kesemuanya memiliki fungsi berbeda-beda.
“Bahan tersebut dicampur dengan air, dan dimasak hingga mendidih, baru kemudian disemprot. Tidak hanya untuk padi, tapi untuk semua tanaman juga bisa. Sehingga harapannya bisa meningkatkan produktivitas kita,” imbuhnya. (D/R)
















Discussion about this post