MESUJI – Dalam rangka pengendalian inflasi daerah, Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Koperasi, UMKM Perindustrian dan Perdagangan setempat, menggelar Penetrasi Pasar di Lapangan Kuliner Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji, kamis (25/06/2026).
Dalam kegiatan Penetrasi Pasar yang digelar tersebut, setidaknya Pemkab Mesuji menyiapkan sebanyak 1800 paket sembako tebus murah yang di khususkan bagi masyarakat Desa Brabasan, Desa Berasan Makmur dan sekitarnya.
Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Mesuji, Sunardi.,SE., dalam laporannya memaparkan, kegiatan Penetrasi Pasar atau yang dikenal Pasar Murah akan rutin dilaksanakan selama dua kali dalam seminggu, yang dilaksanakan serentak di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.
“Kegiatan pasar murah ini digelar dua kali dalam satu minggu untuk mencegah terjadinya lonjakkan harga sembako dipasaran. Khusus di Desa Brabasan dan Berasan Makmur yang dilaksanakan hari ini, kita menyiapkan 1500-1800 paket yang bisa ditebus dengan harga Rp 30 ribu rupiah untuk 1 kg gula, dan 1 kg minyak goreng. Sementara untuk komoditi Beras kemasan 10 kg bisa diperoleh dengan harga Rp.57 ribu rupiah,”papar Sunardi.
Lebih lanjut Sunardi mengungkapkan alasan mengapa kegiatan ini rutin dilaksanakan, karena pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau.
“Oleh karena itu, kegiatan pasar murah dan penetrasi pasar yang kita laksanakan hari ini merupakan salah satu langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat,”terangnya.
Sementara itu Bupati Mesuji Hj.Elfianah.,SE., yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Mesuji, Budiman Jaya S.STP., M.IP., saat membuka kegiatan Penetrasi Pasar tersebut menyampaikan, Program ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mengendalikan inflasi dan memastikan distribusi bahan pokok berjalan dengan baik hingga ke daerah-daerah.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, pelaku usaha, serta seluruh masyarakat,
hingga saat ini Provinsi Lampung masih berada pada zona hijau dan berhasil menjaga inflasi pada tingkat
yang terkendali. Capaian ini tentu harus kita pertahankan bersama,”ucap Budiman.
Pada kesempatan itu, Sekda juga mengajak kepada seluruh perangkat daerah terkait, agar terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di lapangan, sehingga apabila terjadi gejolak harga dapat segera diantisipasi.
Demikian juga dia menghimbau kepada para pelaku usaha dan distributor agar bersama-sama menjaga stabilitas pasokan dan tidak melakukan praktik yang dapat merugikan masyarakat.
“Saya juga mengajak seluruh masyarakat
Kabupaten Mesuji untuk tetap berbelanja secara bijak, tidak melakukan pembelian berlebihan, serta mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah,”pungkasnya. (Nara)

















Discussion about this post