KOTAMETRO, TRANSLAMPUNG.ID – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Metro menyebut harga bahan pokok (Bapok) makanan di kota setempat relatif stabil pasca Lebaran tahun ini.
Kondisi tersebut diketahui berdasarkan hasil pemantauan rutin yang dilakukan Disdag di sejumlah pasar di kota setempat.
Menurut Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, Elmanani, berdasarkan hasil pemantauan harga kebutuhan pokok strategis terpantau masih stabil.
Kendati sempat mengalami kenaikan menjelang Lebaran, kata dia, beberapa harga kebutuhan bapok sudah mengalami penurunan.
“Kita bersyukur karena secara umum Kota Metro dapat melewati bulan puasa dan Lebaran dengan harga yang relatif baik. Selain itu juga dengan stok yang cukup,” ujarnya dikonfirmasi awak media pada Kamis 10 April 2025.
Diakuinya, selain beberapa kebutuhan yang mengalami penurunan namun ada beberapa komoditas pangan yang harganya relatif tinggi.
“Seperti bawang dan cabai merah yang memang sering mengalami kenaikan. Tetapi ada juga komoditi yang telah menunjukkan ada penurunan seiring momentum Lebaran usai,” katanya.
Oleh karena itu, lanjutnya, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait seperti satuan tugas (satgas) pangan untuk menjaga harga bapok tetap stabil.
Ia mengatakan, koordinasi juga dilakukan dengan para pelaku usaha untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar. Kemudian tidak ada kendala dalam pasokan.
“Pengawasan masih akan terus diperketat. Mengingat masih banyak pemasok yang mudik,” ujarnya.
Terlebih diakuinya bahwa minimnya pasokan bapok juga berpengaruh terhadap harga pangan. Ini mengingat permintaan yang tinggi, tetapi pedagang masih minim stok.
“Nah kondisi itu yang perlu dilakukan pemantauan. Karena memang, ada beberapa komoditi yang harganya masih tinggi, karena pemasoknya belum aktif kembali,” bebernya
Kendari demikian pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang. Kemudian berbelanja dengan bijaksana dan tidak Panic Buying.
Diketahui, sejumlah harga bapok di Kota Metro relatif stabil. Kendati sempat mengalami kenaikan menjelang Lebaran, namun beberapa harga bapok mulai mengalami penurunan.
Kondisi tersebut seperti terjadi pada harga daging sapi menjelang Idul Fitri mencapai Rp130 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 125 ribu per kilogram.
Kemudian harga daging ayam ras juga mengalami penurunan, dari sebelumnya Rp35 ribu per kg, kini turun menjadi 34 ribu per kg.
Selanjutnya, harga gula pasir masih sama mencapai Rp18 ribu per kilogram. Kondisi serupa juga terjadi pada harga beras medium yang mencapai Rp13 ribu per kg.
Lalu, untuk harga telur ayam mencapai Rp 29 ribu per kg, tepung segitiga biru curah Rp11 ribu per kg, sedangkan tepung segitiga biru kemasan Rp13 ribu per kg, dan MinyaKita masih di harga Rp18 ribu per liter.
Sementara itu, untuk harga bawang merah masih sama Rp48 ribu per kg, bawang putih kating Rp55 ribu per kg, bawang putih honan turun dari sebelumnya Rp45 ribu per kg menjadi Rp40 ribu per kg.
Lalu, cabai merah keriting sebelumnya Rp 65 ribu per kg kini turun menjadi Rp 55 ribu per kg. Lalu cabai rawit dari Rp 42.500 ribu per kg turun menjadi Rp35 ribu per kg.(Ria Riski A.P)



















Discussion about this post