PANARAGAN (translampung.ID)- Satu diantara Tokoh penggagas Pemekaran Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung. Khoiri Rujungan, turut hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, dalam rangka memperingati Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Tubaba kali ke-16.
Dalam kesempatan itu, Khoiri Rujungan mengucapkan terimakasih kepada pihak eksekutif dan Legislatif yang masih selalu terus memperingati hari jadi kelahiran Kabupaten Tulangbawang Barat hingga kesekian kalinya.
“Semoga memasuki Tahun ke-16 ini pelaksanaan pembangunan di Tubaba dapat lebih ditingkatkan dalam berbagai sektor. Utamanya, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemerataan pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, karena itu yang langsung bersentuhan dengan masyarakat kita di tubaba” Kata Khoiri Rujungan saat dijumpai translampung.Id usai mengikuti Rapat Paripurna Rabu (9/4/2025).
Sementara itu, Ketua DPRD Tubaba Busroni,.SH, dalam sambutanya menyampaikan. Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2012 tentang hari jadi Kabupaten Tubaba ditetapkan pada tanggal 3 April 2025. Namun karena adanya cuti bersama Hari Raya Idul Fitri, maka Rapat paripurna dilaksanakan pada hari ini dengan menggunakan pakaian khas daerah Lampung.
“Dengan harapan, selain menjaga kelestarian budaya Lampung, juga dapat meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan masyarakat Lampung atas adat-istiadat yang ada di Tubaba” Kata Busroni.
Peringatan Hari jadi Tubaba ke-16 saat ini kata dia, mengusung tema “Meneruskan Langkah menuju TUBABA” dengan demikian atas nama pimpinan dan anggota DPRD mengucapkan selamat Hari jadi kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Tulangbawang Barat.
“Semoga dengan memperingati hari jadi Kabupaten Tubaba, dapat terus meneguhkan tekad bulat untuk meneruskan Langkah pembangunan yang semakin berdaya nyata, sehingga dapat menghasilkan buah Karya nyata setiap tahapan pembangunan” Terangnya.
Lanjut dia, kita ketahui bersama pada tahun 2024 terdapat sejumlah Raperda yang berhasil ditetapkan bersama antara DPRD dan Pemerintah Daerah. Sejumlah Raperda yang telah disetujui bersama tersebut, tentunya hasil dari kolaborasi dan sinergitas yang baik antara DPRD dengan Pemerintah Daerah dalam rangka mempercepat laju pembangunan yang terlihat nyata di bumi Ragem Sai Mangi Wawai.
“Sebagai warga masyarakat Kabupaten Tubaba tentunya kita patut merasa bangga, karena walaupun usia masih 16 Tahun namun Kabupaten Tulangbawang Barat mampu menghasilkan prestasi dalam berbagai bidang. Hal ini harus menjadi motivasi kita untuk terus menghasilkan karya nyata agar dapat menjadikan Kabupaten yang lebih baik dari hari-hari kemarin, baik dibidang pendidikan, kesehatan, keamanan, hingga kesejahteraan sosial” Jelasnya.
Kita ketahui bersama, terbentuknya Kabupaten Tulangbawang Barat merupakan kerja keras dan kerja cerdas dari banyak pihak khususnya para tokoh pemekaran, dengan telah memperjuangkan Kabupaten Tubaba menjadi Daerah Otonomi Baru di tahun 2009.
“Kepada para tokoh pemekaran yang sangat berjasa dalam terbentuknya Kabupaten Tulangbawang Barat saat ini, marilah kita jaga terus kebersamaan diantara kita semua, kita bisa saling asah, saling asih dan saling asuh, sehingga pada gilirannya karya nyata dapat kita ciptakan untuk Tubaba yang sama sama kita cintai” Imbuhnya (Dirman)


















Discussion about this post