Lampung Barat – Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Lampung Barat, mendistribusikan 2.400 ton beras ke 15 kecamatan dalam satu tahun untuk memenuhi program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Lampung Barat, Lukman, mengungkapkan, untuk memenuhi program Pemerintah Pusat yakni BPNT dalam satu bulan Bulog mendistribukan 200 ton.
Sehingga dalam 12 bulan bulog akan mengeluarkan beras hingga 2.400 ton yang ke 15 Kecamatan di Lampung Barat dengan dikemas karung 10 kilo gram tetapi pendistribusian dua bulan hingga tiga bulan satu kali, “tidak setiap bulan, paling lambat sampai tiga bulan,” jelasnya
Tahun ini BPNT juga ada penambahan bahan pangan berupa kacang hijau dan telur ayam. Yang sebelumnya telur ayam hanya tujuh butir untuk saat ini menjadi 10 butir dan kacang Hijau 1 kilo gram.
Selain itu, kata dia, segera lapor jika bantuan beras melalui Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tidak layak kosumsi.
Sebelumnya di Desa Gunung Sugih, Kecamatan Balik Bukit, di tahun 2019, masyarakat penerima manfaat mengeluhkan kuantitas beras yang kurang baik. Masyarakat mengharapkan tahun 2020 beras BPNT yang di peruntukan bagi keluarga miskin, Pemerintah Daerah dapat lebih maksimal mengawasi baik dari Bulog atau E-Warung.
Pihak Bulog siap mengganti beras yang tidak layak konsumsi atau tidak bagus Tapi kata dia, kualiatas beras Bulog adalah Premium, “bisa dilihat kualitas berasnya bagus dan layak dimakan,” jelasnya. (Sf)













Discussion about this post