PANARAGAN (translampung.id)– Inspektorat Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2022 di Kabupaten setempat.
Hal tersebut disampaikan Inspektur Tubaba, Perana Putera, melalui Irban V, Muslim, saat dikonfirmasi translampung.id diruang kerjanya, Selasa (20/9/2022) pukul 11.47 Wib.
“Pemeriksaan atau audit terhadap sejumlah Tiyuh (Desa) terkait realisasi penggunaan DD tahun 2022 kita lakukan sejak akhir Agustus lalu, dan saat ini sedang dalam proses penyusunan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).” Kata Muslim.
Menurutnya, dalam pemeriksaan atau audit yang dilakukan oleh Inspektorat Tubaba tertuju pada realisasi penggunaan DD tahap 1 dan 2.
“Masing-masing Irban turun lapangan untuk mengaudit, guna memastikan realisasi penggunaan DD dapat sesuai aturan dan sesuai dalam perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Tiyuh (APBT) yang telah disepakati.” Jelasnya.
Kata dia, pemeriksaan DD ini dilakukan 2 kali dalam setahun, nantinya audit akan dilakukan kembali pada November.
“Tidak semua Tiyuh diperiksa, melainkan diambil sampling, karena target pemeriksaan dalam setahun adalah 40 persen jumlah Tiyuh dengan melihat skala prioritas.” Terangnya.
Lanjut dia, adapun untuk temuan dari pemeriksaan ini tentu ada dan beragam, ada yang berupa administrasi dan materil. Nantinya, bagi Tiyuh yang terdapat temuan, maka wajib diperbaiki atau dikembalikan jika ada kerugian negara disitu.
Dirinya juga menerangkan, bahwa dalam pengawasan DD di Tiyuh bukan hanya sebatas kewenangan Inspektorat saja sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), tetapi juga kewenangan masyarakat luas.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat turut mengawal pelaksanaan realisasi DD di Tiyuh masing-masing. Dan jika memang dirasa ada pengelolaan DD yang tidak transparan dan diduga menyimpang, silahkan laporkan kepada kami melalui Inspektorat_tbb@yahoo.com atau ke nomor 081279396444. Kami berharap, kita semua dapat bekerjasama guna pembangunan yang lebih baik lagi kedepannya dan tidak ada kasus-kasus penyimpangan yang dilakukan oleh Pemerintahan Tiyuh.” Imbuhnya. (D/r)

















Discussion about this post